MasRud

6 Tips Memilih Plugin yang Baik untuk WordPress

02 April 2017

Untuk meningkatkan fitur dan fungsionalitas sebuah website berbasis wordpress, dapat dilakukan dengan menambahkan plugin-plugin tertentu.

Plugin-plugin ini akan memberikan fitur dan fungsionalitas yang lebih luas ketimbang fitur standart wordpress.

Meskipun demikian untuk menambahkan plugin pada website wordpress tidak bisa sembarangan, kita perlu dengan cermat dalam memilih plugin agar website lebih optimal dan terhindar dari bahanya, misalkan malware atau script jahat yang terdapat dalam plugin tersebut

Berikut ini adalah tips sederhana dalam memilih plugin yang baik untuk wordpress.

#1. Kompatibilitas

Kompatibilitas yaitu adalah kesesuaian plugin dengan versi wordpress yang digunakan. Hal ini perlu diperhatikan karena biasanya plugin yang tidak kompatibel akan menimbulkan error terhadap website wordpress.

Jadi sebaiknya pilih plugin yang kompatibel dengan versi wordpress yang sedang digunakan agar bekerja secara optimal terhadap website.

Untuk mengetahui plugin yang kompatibel pasti ada tulisan “Kompatibel dengan wordpress Anda” pada setiap plugin. 

Dan kalau tidak kompatibel ada tulisan “Belum diuji dengan versi wordpress Anda”. Dengan begitu kita bisa mengetahui mana plugin yang sesuai dan mana plugin yang tidak sesuai.

#2. Support/Update

Support atau dukungan update dari pihak pembuat plugin harus diperhatikan agar tidak salah dalam menginstall plugin. Sebab banyak juga plugin-plugin yang sudah dibiarkan oleh pembuatnya dan tidak mendapatkan update.

Jika kita menginstal plugin ini maka akan sangat berbahaya bagi website kita.

Plugin yang baik akan selalu mendapatkan dukungan dan penambahan fitur-fitur baru dari pembuatnya sehingga aman jika plugin ini kita gunakan.

#3. Jumlah Pengguna

Jumlah pengguna yang banyak secara umum menandakan bahwa plugin ini memang memiliki fitur dan dukungan yang baik.

Namun bukan berarti plugin yang sedikit pengguna tidak memiliki fitur dan dukungan yang cukup, hanya saja biasanya plugin itu memang kurang diketahui oleh banyak orang.

Saya lebih suka menggunakan plugin WP Fastest Cache ketimbang W3 Total Cache atau WP Super Cache yang notabene adalah plugin cache yang paling terkenal.

Alasan saya memilih WP fastest Cache karena dukungan penuh dari pembuatnya dan hampir setiap minggu di update. Lebih cepat rilis updatenya ketimbang W3 Total Cache atau WP Super Cache.

#4. Rating

Rating adalah nilai kepuasan dari pengguna. Semakin baik rating plugin tersebut maka plugin tersebut memang memiliki fasilitas, fitur dan dukungan yang lebih ketimbang yang lainnya.

Plugin seperti inilah yang sebaiknya kita install pada website wordpress kita.

#5. Fitur

Plugin yang baik pasti memiliki fitur yang powerful meskipun tidak banyak fiturnya dan juga mudah dioperasikan.

#6. Nulled

Yang terakhir ini yang benar-benar harus kita perhatikan yaitu plugin nulled atau plugin ilegal.

Plugin nulled adalah plugin hasil modifikasi dari plugin premium yang sudah dihilangkan fitur-fitur tertentunya sehingga kita bisa bebas menggunaknnya. Namun plugin ini sangat mengandung banyak risiko yang berbahanya bagi website kita.

Jika Anda ingin website Anda aman maka jangan menginstall plugin nulled sebab kita tidak tahu apa yang ada dalam plugin ini, bisa-bisa di dalamnya disisipkan malware, virus atau script jahat yang bisa mengancam keamanan website dan mencuri data-data penting.

Kesimpulan

Plugin memang memberikan peningkatan fitur dan fungsionalitas website, namun jika kita terlalu banyak menginstal plugin juga akan berdampak pada performa situs salah satunya website menjadi lemot.

Sebaiknya gunakan saja plugin yang memang benar-benar di perlukan akan agar loading website tidak lemot.

Pilihlah plugin yang kompatibel dengan versi wordpress yang kita gunakan, memiliki dukungan penuh dari pembuatnya, banyak digunakan oleh orang lain serta plugin yang memiliki banyak fitur serta jangan menggunakan plugin nulled. Dengan begitu website akan lebih optimal dan aman.

Kategori: WordPress

Tanyakan Sesuatu