Media Berbagi & Catatan Online

Membuat dan Memanipulasi (CRUD) File JSON dengan PHP

Kategori: PHP  |  02 Oktober 2018

Seiring dengan semakin populernya API (Application Programming Interface), kita dituntut untuk dapat membuat dan memanipulasi (CRUD) file JSON menggunakan PHP.

Saat ini hampir semua API modern menggunakan standar arsitektur REST dan mereka memberikan respons sebagai JSON. Oleh karena itu pengetahuan tentang JSON sangat penting bagi programmer maupun developer.

JSON merupakan singkatan dari JavaScript Object Notation, yaitu suatu format yang merepresentasikan struktur data sederhana dan larik asosiatif (objek) dan sering digunakan untuk pertukaran data.

Karena itulah kali ini kita akan belajar bagaimana membuat dan memanipulasi (create, read, update, delete) JSON menggunakan PHP.

−− Baca juga Tutorial Versioning CSS Menggunakan PHP

1. Persiapan

Buatlah sebuah folder project baru dan beri nama, misalnya latihan. Kemudian buat file baru bernama create.php.

Tahap berikutnya kita akan membuat sebuah file JSON menggunakan script PHP.

2. Membuat file JSON

Buka file create.php yang sudah kita buat tadi lalu ketikkan kode di bawah ini dan simpan.

Buka browser dan ketikan http://localhost/latihan/create.php

Jika pada browser tidak muncul error dan dalam folder latihan muncul file baru bernama anggota.json, maka kita telah berhasil membuat sebuah file JSON menggunakan PHP.

Berikut merupakan file JSON yang berhasil kita buat.

[
    {
        "no": 1,
        "nama": "Rudi",
        "alamat": "Nganjuk"
    },
    {
        "no": 2,
        "nama": "Indah",
        "alamat": "Madiun"
    }
]

Pada tahap berikutnya kita akan menampilkan data dari file JSON yang baru kita buat tadi yaitu anggota.json. Namun sebelum itu mari kita bahas beberapa bagian dari kode di atas yang menurut saya cukup penting.

Penjelasan:

json_encode() (baris ke 17) berfungsi untuk mengencode data berupa array menjadi JSON.

JSON_PRETTY_PRINT (baris ke 17) berfungsi untuk membuat tampilan data JSON hasil encode menjadi rapi dan lebih mudah untuk dibaca.

file_put_contents() (baris ke 20) berfungsi untuk membuat file baru (jika belum ada) dan menyimpan data.

anggota.json (baris ke 20) adalah nama file yang akan digunakan untuk menyimpan data JSON. Nama ini bisa kita ganti sesuka hati.

3. Menampilkan data dari file JSON

Setelah file anggota.json berhasil dibuat, kita akan menampilkan isinya. Untuk menampilkan data dari file JSON, kita akan menggunakan foreach.

Buat file baru bernama read.php lalu isi dengan kode berikut dan simpan.

Kemudian buka browser dan ketikan http://localhost/latihan/read.php

Jika berhasil akan tampil seperti ini

Penjelasan:

file_get_contents() (baris ke 6) berfungsi untuk membaca file JSON menjadi string.

json_decode (baris ke 9) berfungsi untuk mendecode anggota.json menjadi array.

4. Menambahkan data ke file JSON

Setelah berhasil menampilkan data dari JSON, kita lanjutkan dengan menyisipkan data anggota baru ke anggota.json.

Buat file bernama insert.php lalu Isi dengan kode di bawah ini dan simpan.

Buka browser dan ketikan http://localhost/latihan/insert.php

File anggota.json akan menjadi seperti ini

[
    {
        "no": 1,
        "nama": "Rudi",
        "alamat": "Nganjuk"
    },
    {
        "no": 2,
        "nama": "Indah",
        "alamat": "Madiun"
    },
    {
        "no": 3,
        "nama": "Elika",
        "alamat": "Kediri"
    }
]

5. Memperbarui data file JSON

Sekarang kita akan memperbarui salah satu data pada anggota.json. Kita pilih nomor 2 yaitu Indah. Kita akan mengganti alamatnya dari Madiun menjadi Surabaya.

Buat file baru bernama update.php dan isi dengan kode di bawah ini lalu simpan.

Buka browser dan ketikkan http://localhost/latihan/update.php

Sekarang alamat anggota bernama Indah berubah menjadi Surabaya.

[
    {
        "no": 1,
        "nama": "Rudi",
        "alamat": "Nganjuk"
    },
    {
        "no": 2,
        "nama": "Indah",
        "alamat": "Surabaya"
    },
    {
        "no": 3,
        "nama": "Elika",
        "alamat": "Kediri"
    }
]
Penjelasan:

Angka 2 (baris ke 14) menunjukkan data nomor berapa yang akan kita perbarui.

$key pada kode $data[$key]['alamat'] = 'Surabaya'; (baris ke 15) merupakan index array data yang akan kita perbarui.

Menghapus data dari JSON

Terakhir kita akan menghapus data pada anggota.json. Kita pilih data ke 2 yaitu Indah.

Buat lagi file bernama delete.php dan isi dengan kode di bawah ini lalu simpan.

Buka browser lalu ketikkan http://localhost/latihan/delete.php

Sekarang data nomor 2 sudah tidak ada lagi.

[
    {
        "no": 1,
        "nama": "Rudi",
        "alamat": "Nganjuk"
    },
    {
        "no": 3,
        "nama": "Elika",
        "alamat": "Kediri"
    }
]
Penjelasan:

array_splice() (baris ke 17) berfungsi untuk menghapus array yang terpilih dan menggantinya dengan elemen baru.

$key (baris ke 17) menunjukkan posisi index array data yang akan dihapus.

Cukup mudah bukan?

Tutorial di atas dapat dikembangkan menjadi lebih kompleks sesuai dengan kebutuhan.

Source code dari tutorial ini bisa didapatkan disini

Cukup sekian tutorial kali ini, apabila ada kesalahan mohon dikoreksi dan jika dirasa bermanfaat mohon kiranya untuk membagikan ke sosial media.

Sampai jumpa.

Disqus Comments