Cara Install 2 WordPress dengan 1 Database

M. RudiantoKategori: WordPressFeb 08, 2018

Terbatasnya jumlah database yang tersedia pada suatu hosting kadang kala menjadi penghambat kita dalam memiliki banyak website, khususnya website yang menggunakan WordPress.

Kita tahu bahwa WordPress menggunakan database mysql untuk menyimpan data-datanya, namun pada paket hosting tertentu ada batasan jumlah database mysql.

Hal inilah yang menyulitkan kita untuk memiliki banyak website WordPress dalam satu hosting yang sama.

Misalnya seperti ini,

Saya membeli satu paket hosting dan domain dari penyedia X dengan spesifikasi berikut ini:

FiturKapasitas
Storage500 MB
RAM256 MB
Database MySQL1
Bandwidth10 GB

Nah, misalkan kita ingin membuat dua buah website WordPress dalam satu hosting tersebut, satu menggunakan domain utama yang satunya lagi menggunakan subdomain.

Apakah bisa?

Jawabannya bisa.

Caranya dengan memanfaatkan "prefix table database". Jadi kita menggunakan satu database yang sama namun dengan prefix table yang berbeda.

Untuk melakukannya kita bisa menggunakan 2 cara saat menginstall website WordPress yang kedua.

Cara pertama melalui Softaculous installer dan cara kedua saat install WordPress secara manual melalui upload file installer pada file manager cPanel.

Pada penjelasan berikut saya asumsikan kita sudah menginstall WordPress pada domain utama (website pertama) dengan nama database wp dan table prefix wp_.

1. Melalui Softaculous

Saat kita menginstall WordPress melalui Softaculous, pada proses konfigurasi awal akan ada opsi Advance Options. Kita pilih opsi tersebut.

Pada advance options akan ada pilihan Database Name dan Table Prefix.

Nah, pada database name kita samakan dengan nama database pada website WordPress yang pertama yaitu wp.

Sedangkan pada table prefix kita harus membuat yang berbeda dengan table prefix pada website WordPress yang pertama.

Setelah berhasil terinstall maka website kedua akan dapat diakses dan pada phpmyadmin akan tampil seperti ini.

2. Saat Install WordPress Manual

Untuk menginstall WordPress secara manual, pertama kita download dulu file installernya lalu upload ke subdomain. Untuk menginstallnya kita buka url subdomain tersebut.

Silakan ikuti panduannya hingga pada tahap pengaturan database. Pada tahap ini isi nama database sama dengan pada website WordPress yang pertama yaitu wp.

Dan pada table prefix silakan isi dengan table prefix yang berbeda, misalnya shop_.

Setelah itu silakan lanjutkan konfigurasinya hingga selesai.

Setelah berhasil, maka website kedua akan dapat diakses dan pada phpmyadmin akan tampil tabel database seperti ini.

Dari kedua cara di atas, yang paling mudah adalah melalui Softaculous karena kita tidak perlu repot untuk mendownload file installer lalu menguploadnya baru kemudian melakkan konfigurasi.

Kesimpulan dan Penutup

Demikianlah cara untuk menginstall dua website WordPress menggunakan satu database. Kita bisa membuat banyak website WordPress dengan database yang terbatas dengan memanfaatkan tabel prefix yang berbeda.

Satu hal yang perlu dipertimbangkan jika ingin menggunakan satu database pada banyak website, yaitu kehati-hatian dan ketelitian.

Sebab jika kita teledor dan melakukan kesalahan bisa saja menimbulkan efek pada website yang satunya. So, perlu dipertimbangkan secara matang jika ingin menggunakan satu database untuk banyak website WordPress.

Semoga tulisan sederhana ini dapat menambah wawasan kita tentang WordPress.

Simak juga postingan seputar Cara Mengatasi "Briefly Unavailable For Scheduled Maintenance Check back In a Minute" pada WordPress yang mungkin bermanfaat bagi Anda.